Jumat, 26 Februari 2010

Teori Politik

Teori politik memiliki dua makna: makna pertama menunjuk teori sebagai pemikiran spekulatif tentang bentuk dan tata cara pengaturan masyarakat yang ideal, makna kedua menunjuk pada kajian sistematis tentang segala kegiatan dalam masyarakat untuk hidup dalam kebersamaan. Contoh teori politik yang merupakan pemikiran spekulatif adalah teori politik Marxis-Leninis atau komunisme, contoh lain adalah teori politik yang berdasar pada pemikiran Adam Smith kapitalisme. Pemikiran Tan Malaka dalam tulisannya Madilog, merupakan contoh teori politik Indonesia. Nasakom yang diajukan Soekarno merupakan contoh lain.

Sedangkan teori politik sebagai hasil kajian empirik bisa dicontohkan dengan teori struktural - fungsional yang diajukan oleh Talcot Parson (seorang sosiolog), antara lain diturunkan kedalam teori politik menjadi Civic Culture. Konsep sistem politik sendiri merupakan ciptaan para akademisi yang mengkaji kehidupan politik (sesungguhnya diturunkan dari konsep sistem sosial).

Kelahiran sosiologi Modern

Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika, tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Mengapa bukan di Eropa?(yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya).

Pada permulaan abad ke-20, gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk, munculnya kota-kota industri baru, bertambahnya kriminalitas dan lain lain. Konsekuensi gejolak sosial itu, perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan.

Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras, untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Maka lahirlah sosiologi modern.

Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya, pendekatan sosiologi modern cenderung mikro(lebih sering disebut pendekatan empiris). Artinya, perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian(research)dalam sosiologi.

Definisi Sosiologi

Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Jadi Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara, dan berbagai organisasi politik, ekonomi, sosial. Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis, bernama August Comtetahun 1842. Sehingga Comte dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Selanjutnya Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — yang kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis. Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology pada tahun 1876. Di Amerika Lester F. Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.

Definisi Politik Menurut Beberapa Para Ahli

Definisi Ilmu Poltitik
Ilmu Politik merupakan Ilmu yang mempelajari Politik, untuk mengetahui lebih lanjut maka perlulah diketahui definisi Politik itu sendiri, yaitu:
1. Politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang menyangkut proses menetukan tujuan-tujuan dari sistem tersebut dan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut.(Miriam Budiarjo)
2. Politik menyangkut “who gets what, when, and how”(Harold Laswell)
3. Politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat, dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masayarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.( Ramlan Surbakti)

1. Menurut Bluntschli, Garner dan Frank Goodnow menyatakan bahwa ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari lingkungan kenegaraan.

2. Sedangkan pendapat Seely dan Stephen leacock, ilmu politik merupakan ilmu yang serasi dalam menanggani pemerintahan.

3. Dilain pihak pemikir francis seperti Paul Janet menyikapi ilmu politik sebagai ilmu yang mengatur perkembangan Negara begitu juga prinsip- prinsip pemerintahan, Pendapat ini didukung juga oleh R.N. Gilchrist.

4. Disisi lain, Lasswell menyetujui ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari pengaruh dan kekuasaan.

Ilmu politik adalah cabang ilmu sosial yang membahas teori dan praktik politik serta deskripsi dan analisa sistem politik dan perilaku politik. Ilmu ini berorientasi akademis, teori, dan riset.

Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan kumpulan manusia yang para anggotanya mempunyai kesadaran akan adanya kesamaan dan saling berinteraksi, tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. kelompok - kelompok sosial tersebut terbagi dalam dua bentuk :
A. Kelompok Kecil (face to face grouping)
Contoh kelompok kecil : Pertemanan dan kelompok kekerabatan
B. Kelompok Besar
Contoh Kelompok besar : masyarakat desa, masyarakat kota, dan bangsa.
Kelompok sosial bukan merupakan kelompok statis, melainkan kelompok - kelompok sosial tersebut bersifat dinamis, artinya selalu mengalami perkembangan dan perubahaan. perkembangan dan perubahaan yang terjadi dalam suatu kelompok sosial disebabkan adanya pengaruh baik dari luar maupun dari dalam kelompok itu sendiri. Pengaruh dari luar misalnya perubahaan situasi sosial, ekonomi, maupun politik, sedangkan pengaruh dari dalam bisa berupa gejala konflik yang senantiasa terjadi bila timbul ketidaksemibangan dalam kelompok.
Perkembangan - perkembangan kelompok sosial akan menentukan kehidupan kelompok di masa yang akan datang. lebih dari itu, perkembangan masyarakat yang semakin rumit dengan adanya heterogenitas dan spesialis yang tinggi menyebabkan diperlukan kelompok - kelompok resmi dibentuk.

Selasa, 05 Januari 2010

Bisnis Kue Pukis Cukup Menguntungkan

Kue pukis adalah kue tradisional yang sering kita jumpai di pasar-pasar tradisional maupun di toko-toko roti. Kue ini mempunyai rasa gurih yang khas, biasanya didalamnya diselipi dengan selai nanas atau rasa lainya sesuai selera. Kue yang biasanya mempunyai dua warna kuning dan coklat.

Menurut beberapa sumber para pengusaha kue jenis ini berasal dari gombong kebumen jawa tengah. Hampir sebagian besar pedagang kue pukis di pasar-pasar kota besar di jawa berasal dari daerah ini. Salah satu pengusaha kue pukis yang berhasil kami temui adalah Kuat. Pria kelahiran Gombong 28 tahun lalu ini sudah berkecimpung dalam usaha ini lebih dari 10 tahun. Diawali tahun 1996 selepas bangku SMP langsung pergi ke jakarta untuk ikut salah seorang kerabatnya yang berjualan kue pukis.

Setelah beberapa tahun singgah di beberapa kota besar seperti banjarmasin dan surabaya akhirnya Kuat memutuskan untuk mendirikan usaha sendiri di jogja mulai tahun 2006. Dari usaha inilah Kuat menghidupi anak dan istrinya serta 4 orang karyawannya.

PENGOLAHAN

Bahan baku untuk membuat kue pukis ini adalah tepung, kelapa, telur ayam, gula pasir, essence,fermipan,soda kue. Alat –alat yang digunakan dalam usaha ini relatif sederhana yaitu : kompor,ember,teko,gayung,dan cetakan. Pertama-tama kelapa diambil santannya kemudian dicampur dengan tepung terigu. Gula dan telur dikocok sampai gula larut. Masukkan campuran santan dan terigu ke dalam kocokan telur. Tambahkan fermipan dan soda kue . Kemudian adonan ditaruh di ember dan ditutup dengan kain basah. Adonan dibiarkan selama 6 jam sampai mengembang. Adonan sudah jadi siap untuk dipanggang dalam cetakan.

Menurut Kuat yang ditemui penulis di kediamannya mengatakan kendala yang sering ditemui adalah adonan tidak mengembang sempurna . Untuk mengatasi hal tersebut Kuat mempunyai trik yaitu dengan meneteskan air nanas kira-kira 10 tetes ke dalam adonan. Komposisi yang bagus untuk membuat adonan adalah kelapa 1 kg, gula 1 kg, telur 3 butir, tepung 2 kg.

Dalam setiap harinya Kuat mampu menghabiskan 24 kg Tepung terigu. Dari setiap 2 kg tepung terigu bisa menghasilkan sekitar 150 buah kue. Biasanya dijual 10 buah kue setiap bungkusnya. Kue dijual 4- 5 ribu rupiah per bungkusnya. Omset yang diperoleh setiap harinya berkisar antara 500 ribu – 600 ribu. “Bahkan ada salah seorang pengusaha kue pukis yang biasa jualan di depan toko progo mempunyai omset 1,2 – 1,5 juta” pungkasnya.

PEMASARAN

Dalam menjalankan usahanya Kuat dibantu oleh istri dan 4 orang tenaga pemasaran. Pemasarannya meliputi 4 pasar yang berada di wilayah Jogja utara. Sistem yang digunakan adalah setiap Paket biasanya isi 150 buah kue ,dan untuk setiap paketnya tenaga pemasaran menyetor 46 ribu kepada Kuat. Para pelanggan adalah ibu-ibu rumah tangga yang sering berbelanja di pasar tradisional. Kendala yang sering dihadapi adalah pada waktu musim penghujan penjualan turun dikarenakan tidak banyaknya orang yang berbelanja di pasar. ketika ditanya kenapa tidak meluaskan usahanya sampai ke pasar-pasar dalam kota, Kuat menjawab bahwa hampir semua pengusaha dan pedagang yang berada di jogja saling mengenal dan berasal dari satu daerah. sehingga timbul rasa tidak enak untuk merebut lahan penghidupan teman sendiri.

Ketika penulis mengusulkan supaya tidak bertabrakan di lahan yang sama (pasar), bagaimana kalau pemasaran secara langsung ke konsumen melalui instansi,warung burjo,atau kost-kostan dengan sistem titip jual seperti halnya kue donat yang sering memakai sistem ini. Kuat dengan antusias menjawab akan mencoba cara ini sebagai salah satu usaha memperluas jaringan pemasarannya.

Usaha Distro

Distro atau distribution outlet atau juga distribution store, adalah tempat untuk menjual berbagai
berbagai produk fashion, asesories buatan lokal yang terbatas dengan harga yang terjangkau.
Perputaran uang di distro sangat cepat, karena anak muda selalu mengikuti mode.

Pasar distro terbuka lebar.Populasi anak muda cukup besar, meski tidak memiliki penghasilan tetap, namun daya beli mereka cukup lumayan.
Sebuah distro bisa mencapai omset Rp 10 - 20 juta perharinya.

Untuk memulai bisnis ini tidak perlu memakai ruangan yang besar, cukup seukuran garasi atau mini market, karena barang yang dijual terbatas dan segmented untuk anak muda.

Modal awal cukup Rp 300 ribu atau bisa juga puluhan juta rupiah.
Barang bisa dibeli di Bandung atau tempat lain.
Kalau modal kecil, tidak perlu sewa tempat. Langsung dibawa ke komunitas anak muda atau kampus.

Bisnis distro perlu kegigihan dan jeli memanfaatkan peluang.
Kendala terbesar di sektor produksi.
Pebisnis distro harus membangun jaringan dan brand awareness ke customer.
Usaha distro harus dikelola secara profesionalisme, kalau tidak kebangkrutan akan segera datang.